Hujan Itu Barokah, Tapi Mengapa Petani Selalu Diselamatkan dengan Bantuan, Bukan Dikuatkan dengan Kemandirian?
Hujan Itu Barokah, Tapi Mengapa Petani Selalu Diselamatkan dengan Bantuan, Bukan Dikuatkan dengan Kemandirian? Oleh : Sutoyo _________ Setiap kali hujan turun kita kembali diyakinkan bahwa hujan adalah barokah. Kalimat ini memang terdengar indah, menenangkan, dan terasa bijak. Namun dibanyak desa sentra pertanian hujan juga berarti kecemasan. Air yang turun terlalu deras bisa menggenangi sawah, merobohkan dan merusak tanaman padi bahkan menggagalkan panen yang sudah ditunggu berbulan-bulan. Saat itulah cerita lama kembali berulang: petani merugi, panen gagal, lalu negara datang membawa bantuan benih, pupuk dan pangan. Semua terdengar baik dan memang sering kali menyelamatkan hari ini. Tapi diam-diam disitulah persoalan dimulai. Hujan sebenarnya tidak pernah menjadi musuh petani sebab air adalah jantung pertanian dan tanpa hujan sawah akan mati. Masalah akan muncul ketika ruang hidup pertanian semakin rapuh. Lahan mulai menyempit, irigasi seadanya, daerah hulu rusak, dan sawah dibi...