Mengembalikan Marwah HKTI di Tengah Kegelisahan Petani
Mengembalikan Marwah HKTI di Tengah Kegelisahan Petani Oleh : Sutoyo _________________ Ditengah mahalnya biaya produksi, ketidakpastian cuaca, hingga lemahnya posisi tawar hasil panen, petani sesungguhnya tidak hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga membutuhkan organisasi yang benar-benar hadir dan memperjuangkan suara mereka. Dititik itulah marwah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia atau HKTI kembali dipertanyakan: masihkah menjadi rumah besar bagi petani, atau sekedar nama besar yang perlahan menjauh dari denyut kehidupan kaum tani? Hari ini petani sedang menghadapi tantangan yang tidak ringan. Harga-harga hasil panen sering jatuh saat musim panen raya, pupuk kadang sulit diperoleh, biaya produksi terus meningkat, sementara perubahan iklim membuat musim semakin sulit ditebak. Disisi lain banyak generasi muda mulai meninggalkan dunia pertanian karena merasa sektor ini tidak lagi menjanjikan masa depan yang layak. Dalam kondisi seperti itu HKTI seharusnya hadir bukan hanya saat bermus...