Postingan

Jaringan Pasar Jawa

Gambar
  Episode 3.  Jaringan Pasar Jawa:  (Ketika Pedagang Berkeliling Mengikuti Hari Pasaran) Oleh : Sutoyo ________________ Bayangkan sebuah masa ketika jalan raya belum ramai, kendaraan bermotor belum menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dan sebagian besar masyarakat hidup dari pertanian. Pada masa-masa seperti itu aktivitas perdagangan di pedesaan Jawa tidak berlangsung setiap hari seperti sekarang. Justru sebaliknya pasar hanya hidup pada waktu-waktu tertentu dengan mengikuti siklus Pancawara . Setiap pasar biasanya memiliki hari pasaran yang berbeda. Ada desa yang pasarnya ramai pada Legi , desa lain pada Pahing , sementara desa berikutnya mungkin ramai pada Pon , Wage , atau Kliwon . Pola seperti ini kemudian membentuk sebuah jaringan pasar yang tersebar di berbagai desa yang saling terhubung oleh ritme waktu yang sama. Didalam penelitian antropolog Clifford Geertz , sistem ini disebut sebagai periodic market system atau sistem pasar berkala. Artinya  pasa...

Misteri Pepaya yang Tak Pernah Berbuah

Gambar
  Misteri Pepaya yang Tak Pernah Berbuah (Ternyata Ini Penyebab Ilmiahnya) OLeh : Sutoyo ________________ Dibanyak pekarangan sering kita jumpai pohon pepaya tumbuh hampir tanpa usaha. Cukup dari biji yang terbuang dan beberapa bulan kemudian batangnya sudah tinggi menjulang dengan daun-daun besar yang mengembang seperti payung hijau. Biasanya tak lama setelah itu buah pepaya mulai muncul di batangnya dan menjadi sumber pangan sederhana yang selalu tersedia di sekitar rumah. Namun kadang ada satu pohon yang tampak berbeda. Ia tumbuh subur, daunnya lebat, bahkan bunganya muncul dalam jumlah yang banyak. Jika diperhatikan lebih dekat bunga-bunga itu berkumpul pada tangkai panjang yang menjuntai dari batang dan membentuk gugusan kecil berwarna putih kekuningan. Pohon itu tampak sehat dan seolah siap berbuah lebat. Akan tetapi hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan buah yang ditunggu tidak pernah muncul. Dibanyak daerah orang punya jawaban sederhana untuk fenomena ini. Mereka...

Tawaran yang Tidak Jujur

Gambar
  Episode 7 – Tawaran yang Tidak Jujur Oleh : Sutoyo __________________ Sore itu Amin Zaid sedang menggiring kambing-kambingnya pulang melewati jalan kecil di pinggir sawah. Matahari sudah mulai condong ke barat dan angin sore berhembus pelan membawa aroma khas tanah dan rumput. <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1003660411887452"      crossorigin="anonymous"></script> Kambing-kambingnya berjalan beriringan di depannya. Karung rumput tergantung di bahunya, sementara sabitnya terselip di pinggang. Ketika ia melewati sebuah tikungan jalan seorang lelaki dewasa yang tidak ia kenal berdiri di bawah pohon asem besar. Lelaki itu memperhatikan kambing-kambing Amin Zaid dengan tatapan yang sulit ditebak. “Min… kambingmu bagus-bagus,” kata lelaki itu sambil mendekat. Amin Zaid berhenti sebentar. Ia mengangguk sopan. “Iya, Pak. Ini kambing titipan orang untuk digembala.” Lelaki itu tersenyum tipis. Ia be...

“Poso Karepmo, Ora Poso Yo Karemu”

Gambar
 “Poso Karepmo, Ora Poso Yo Karemu” Kalimat Santai Orang Jawa yang Diam-Diam Menampar Kesadaran Kita Saat Ramadan Oleh : Sutoyo _________________ Ramadan selalu datang dengan suasana yang khas. Masjid lebih ramai dari biasanya, suara tadarus juga terdengar dari berbagai penjuru, dan warung makan siang hari tiba-tiba menjadi lebih sepi. Namun ditengah suasana seperti itu ada satu kalimat sederhana yang sering terdengar di kampung-kampung Jawa: “Poso karepmo, ora poso yo karemu.” Kalimat itu terdengar santai bahkan seperti candaan saja. Artinya pun sederhana: “Puasa terserah kamu, tidak puasa juga terserah kamu.” Namun jangan salah dibalik kalimat yang terdengar ringan itu tersembunyi tamparan kesadaran yang cukup keras. Ia seperti senyum tipis yang menyimpan pesan mendalam tentang iman, tanggung jawab, dan kejujuran manusia terhadap dirinya sendiri. Teguran Halus Khas Orang Jawa Budaya Jawa memiliki cara yang unik didalam menegur. Tidak frontal, tidak keras, tetapi halus dan penuh d...

Apa Itu Pancawara? Sistem Pekan Lima Hari Orang Jawa

Gambar
  Episode 2 Oleh : Sutoyo Apa Itu Pancawara? Sistem Pekan Lima Hari Orang Jawa Jika kita bertanya kepada orang Jawa tentang hari kelahirannya, sering kali jawabannya bukan hanya Senin, Selasa, atau Jumat. Ada satu tambahan lagi yang hampir selalu disebut: pasaran. Misalnya “Senin Legi”, “Rabu Pahing”, atau “Jumat Kliwon”. Tambahan itulah yang berasal dari sistem Pancawara, sebuah siklus pekan lima hari yang telah hidup dalam tradisi Jawa selama berabad-abad. Secara sederhana, Pancawara terdiri dari lima hari pasaran, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kelima hari ini berputar terus-menerus setiap lima hari sekali, membentuk siklus waktu yang berjalan berdampingan dengan sistem minggu tujuh hari yang lebih umum kita kenal. Keunikan budaya Jawa terletak pada kemampuannya memadukan dua sistem waktu sekaligus. Di satu sisi ada siklus tujuh hari yang disebut Saptawara—Senin hingga Minggu. Di sisi lain ada siklus Pancawara yang terdiri dari lima hari pasaran. Ketika kedua sistem ...

Ketika Satu Kambing Tidak Kembali

Gambar
 Episode 6 – Ketika Satu Kambing Tidak Kembali Sore mulai turun perlahan. Langit yang tadi terang kini berubah menjadi jingga keemasan. Amin Zaid berdiri di tengah padang sambil memperhatikan kambing-kambingnya yang mulai berkumpul. Seperti biasa, sebelum pulang ia selalu menghitung kambing satu per satu. “Satu… dua… tiga… empat…” Ia berhenti.. Alisnya berkerut. Amin Zaid menghitung lagi. “Satu… dua… tiga… empat…” Dadanya tiba-tiba terasa tidak enak Seharusnya lima. Ia berdiri lebih tegak, memandang ke seluruh padang. Angin sore berhembus melewati rumput kering, tapi tidak ada tanda-tanda kambing yang hilang. “Aduh… ke mana satu lagi?” Ia segera berjalan menyusuri area tempat kambing tadi makan. Matanya menyapu setiap semak, setiap cekungan tanah. Namun kambing itu tidak terlihat. Langkah Amin Zaid semakin cepat. Ia mulai memanggil pelan. “Embek… embek…” Tetap tidak ada jawaban. Matahari makin rendah. Bayangan pepohonan mulai memanjang. Hatinya mulai gelisah. Jika kambing itu benar...

Simalakama Panen Raya

Gambar
  Simalakama Panen Raya  Oleh : Sutoyo ________________ Musim panen padi di musim ini sebenarnya menyimpan harapan yang cukup baik bagi petani. Dibandingkan dengan musim yang sama pada tahun lalu pada musim tanam  ini serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) relatif lebih rendah. Banyak petani mengakui kondisi tanaman terlihat lebih sehat dan bulir padi lebih berisi. Beberapa penebas bahkan mengingat kembali pengalaman panen tahun lalu yang terasa jauh lebih berat. Saat itu tingginya serangan OPT membuat kualitas gabah menurun drastis. Rendemen gabah yang dihasilkan dari proses penggilingan bahkan disebut hanya berkisar sekitar 54 persen, angka yang cukup rendah bagi petani. Namun harapan panen yang lebih baik tahun ini lternyata tidak sepenuhnya berjalan mulus. Curah hujan yang masih cukup tinggi menjelang panen menjadi tantangan tersendiri. Hujan yang datang hampir setiap hari membuat lahan sawah tetap lembap bahkan tergenang di beberapa tempat. Ketika kondisi ini be...