Buruh dalam Perspektif Islam: Mulia di Ajaran, Rentan di Kenyataan
Buruh dalam Perspektif Islam: Mulia di Ajaran, Rentan di Kenyataan Oleh : Sutoyo ____________ Setiap tanggal 1 Mei dunia memperingati Hari Buruh Internasional. Spanduk dibentangkan, tuntutan disuarakan, dan janji-janji kembali diulang. Namun di balik riuh-rendah itu semua ada satu pertanyaan yang jarang diajukan secara jujur bahwa sebenarnya seberapa muliakah posisi buruh dimata nilai yang kita yakini—termasuk dalam Islam? Islam mengajarkan bahwa bekerja bukanlah sekedar aktivitas ekonomi belaka. Melainkan Ia adalah bagian dari ibadah juga. Mencari nafkah yang halal bukan hanya soal kewajiban sosial, tetapi juga bentuk pengabdian spiritual. Maka dari itulah sejak awal Islam telah mengangkat derajat pekerja—apa pun jenis maupun pekerjaannya. Nabi Muhammad SAW bahkan memberi pesan yang sangat tegas "Bayarlah upah sebelum kering keringatnya". Ini bukan sekadar anjuran moral, tetapi standar etika yang tinggi dalam hubungan kerja. Tidak ada ruang bagi penundaan upah, apalagi eksp...